Macan: Mengaungkan Kondisi Saat Pandemi? Benarkah?
"Situasi pandemi yang menyapu dunia saat ini terekam dalam sejumlah cerpen yang dimuat Kompas sepanjang tahun 2020. Namun, seperti halnya warna budaya, situasi pandemi adalah konteks. Cerita tetap membutuhkan substansi yang kuat untuk ditempatkan pada konteks tersebut. Hal ini menjadi tantangan bagi penulis cerpen, tak terkecuali yang sudah dimuat di Kompas " (Macan, 2020: ix). Saya selalu kagum dengan cerpen-cerpen yang dimuat Kompas. Mulai dengan pertemuan saya dengan Ahmad Tohari, Hamsad Rangkuti, Seno Gumira Ajidarma, Budi Darma, dan sebagainya, membuat saya jatuh cinta dan seakan menjadi pelanggan setia yang siap membeli kumpulan cerpen dari Kompas. Sebagai satu-satunya media yang memfasilitasi ruang sastra tetap hidup dengan berkembang, Kompas berusaha keras untuk bertahan. Apalagi di musim pandemi yang melanda semua negara, termasuk Indonesia. Dan saya setuju, kondisi seburuk apa pun, peluang untuk menggambarkan segala hal melalui karya pasti selalu muncul. Itulah ke...







